Edit Content

Menu Utama

Lainnya

Kolaborasi BPDPKS, DPR RI dan KAHMI Dorong Kebangkitan UKMK Sektor Sawit

JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi dengan  Komisi XI DPR RI serta Kahmi Preneur  mengadakan kegiatan  Sosialisasi dan Edukasi  dengan tema Peran dan Fungsi BPDPKS  dalam mendorong kebangkitan UKMK Sektor Sawit.

Anggota Komisi XI DPR RI , Kamrussamad menyampaikan, Sosialisasi Dan Edukasi ini bertujuan untuk mengedukasi seluruh para pelaku usaha di Sulawesi Selatan, sekaligus membuka kemitraan dengan UMKM yang berkaitan dengan produk kelapa sawit.

“BPDPKS Merupakan sebuah badan layanan umum yang di bentuk pemerintah dalam rangka melestarikan perkebunan kelapa sawit dan produk-produk turunannya serta membangun kemitraan dengan UMKM pelaku usaha yang berkaitan dengan produk kelapa sawit,” ungkap Kamrussamad  yang juga Ketua Umum HIPKA (Himpunan Pengusaha KAHMI) dalam Sambutannya, Selasa (13/12/2022) di Hotel Four Point, Makassar seperti ditulis infosawit.

Lebih lanjut kata Kamrussamad , Indonesia merupakan salah satu negara penghasilan kelapa sawit terbedar di dunia. Berbagai macam produk di produksi dengan berbahan baku kelapa sawit, salah satunya adalah minyak goreng sawit yang menjadi kebutuhan keseharian masyarakat. Termasuk  mendorong para pelaku usaha khususnya para petani kepala sawit untuk mengembangkan industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

Baca Juga:  ESDM Umumkan Target B35, Harga CPO Dibuka Menguat

Sementara Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah menyampaikan, Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPDPKS untuk menkampanyekan persepsi positif terhadap sawit sebagai upaya menghadapi black campaign yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menyerang sawit Indonesia.

“Hasil-hasil riset dari BPDPKS oleh Komite Riset yang bisa diusahakan dalam skala UKMK, antara lain pemanfaatan produk sawit dan turunannnya sebagai bahan handsoap dan hansanitizer, foaming agent untuk pemadam api, Produksi Bijih Plastik Untuk Bio-plastic, Produksi Cellulose Nano Crystals dari Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Farmasi  dan Sabun Kalsium dari lemak minyak sawit (PFAD) untuk Peningkatan Produksi Susu Sapi,” katanya.

Dalam Rangkaian kegiatan  Sosialisasi dan Edukasi turut dihadiri  Wakil Bupati Kabupaten  Enrekang, Asman, Ketua HIPKA Sumatera Selatan, M Qodri, pengusaha perkebunan kelapa sawit Bangka Belitung, Edi Setiawan, dan Ketua HIPKA Sulawesi selatan, Arman Arfah serta para anggota KAHMI  Preneur dan pegiat UKMK di Propinsi Sulawesi Selatan. (T2)

 

Bagikan:

Informasi Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer
PLASMA
Peraturan Menteri Pertanian No.26 tahun 2007 tentang Padoman Perizinan Usaha Perkebunan
Slide1
Opening Ceremony Bimbingan Teknis UMKM Bikopra Aspekpir Indonesia di Provinsi Riau, 21 November 2022
Dokumentasi Laporan Musirawas (1)
Begini Dampak Positif Hilirisasi Kelapa Sawit di Indonesia.
Slide2
Palm Oil Mill Effluent atau POME Bisa Diolah Menjadi Biodiesel
Terbaru
2024-05-12-akhir-pengabdian-sugiarti
Akhir Pengabdian Sugiarti, Istri Tercinta Setiyono, Ketua Umum Aspekpir Indonesia
IKLAN DUKA CITA
Aspekpir Indonesia Berduka, Istri Tercinta Ketua Umum Wafat.....
Sulteng
BPDPKS-Aspekpir Gelar Workshop UKMK; Petani Sawit Plasma Sulteng Ingin Kembangkan Ternak Sapi Pola Siska
Workshop Riau
BPDPKS-Aspekpir gelar Workshop UKMK Industri Kecantikan Berbasis Kelapa Sawit